Ingin aktivitas yang berbeda untuk liburan anak? Belajar diving bisa menjadi pilihan yang seru sekaligus edukatif. Jika usia mereka sudah menginjak 10 tahun, si kecil sudah bisa memulai kursus menyelam agar semakin nyaman berada di dalam air. Selain itu, latihan ini bisa mengenalkan mereka kepada ekosistem laut dan pelestarian alam bahari sejak dini.
Selain anak-anak, kursus menyelam tentunya terbuka bagi orang dewasa berbagai usia. Saat ini, sudah tersedia banyak lokasi belajar menyelam, khususnya di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Bali. Destinasi wisata yang dekat dengan laut, seperti Labuan Bajo, juga menyediakan latihan diving dengan panduan dari instruktur bersertifikasi. Baca selengkapnya di paragraf-paragraf berikut ini!
Berapa biaya belajar diving?
Biaya belajar diving umumnya berkisar antara Rp4.250.000 hingga Rp8.500.000, tergantung lokasi, penyedia kursus, dan jenis sertifikasi yang dipilih. Harga tersebut umumnya untuk memperoleh sertifikasi dasar atau yang lazim dikenal sebagai Open Water Diver. Rentang biaya yang cukup panjang tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti lokasi dan jam terbang instrukturnya. Selain teori dan praktik langsung, setiap peserta kursus sudah mendapatkan buku panduan dan peralatan menyelam.
Peralatan untuk scuba diving tersebut di antaranya adalah masker, snorkel, sirip, tabung udara, dan Buoyancy Control Device (BCD). Adapun untuk kursus tingkat lanjut, harga bisa mencapai Rp6 jutaan hingga Rp26,5 juta. Mereka yang mengambil kursus tingkat lanjutan biasanya ingin meningkatkan keterampilan menyelam atau melanjutkan ke jenjang sertifikasi profesional.
Sebelum pertama kali menyelam, berikut yang perlu Anda perhatikan atau persiapkan:
- Riwayat penyakit: Sebelum mulai belajar diving, pastikan Anda betul-betul sehat. Infokan ke instruktur jika mempunyai riwayat sakit jantung, asma, atau sedang mengandung.
- Kenyamanan di dalam air: Perbanyak latihan berenang jika masih merasa gugup di dalam air. Alternatif lainnya, Anda bisa mengapung selama beberapa menit.
- Kondisi fisik: Pastikan Anda cukup tidur dan makan secukupnya sebelum mulai berlatih. Jangan menyelam jika dalam kondisi demam atau flu serius sebab justru bisa menyebabkan telinga tidak nyaman.
- Kesiapan mental: Persiapkan diri belajar banyak hal teknis, seperti teknik bernapas memakai regulator.
Empat tahapan belajar menyelam untuk pemula
Belajar scuba diving dari nol biasanya terdiri dari empat fase sebelum peserta layak menerima sertifikasi Open Water Diver dari PADI atau SSI. PADI sendiri adalah singkatan dari Professional Association of Diving Instructors sedangkan SSI merupakan kependekan dari Scuba Schools International. Keduanya adalah lembaga penerbit sertifikasi menyelam bertaraf internasional.
Ada pun durasi belajar diving sendiri umumnya antara dua dan empat hari. Perbedaan durasi tersebut disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah tingkat kecepatan belajar peserta. Selain itu, kondisi cuaca di lokasi penyelaman bisa mempercepat atau memperlambat durasi pelatihan menyelam. Berikut empat tahapan kursus scuba diving yang dimaksud:
Memahami dasar penyelaman
Cara belajar diving yang pertama adalah mengerti terlebih dahulu konsep dasar mengenai cara kerja peralatan selam, mengapung, tekanan air dan pernapasan memakai regulator. Murid juga akan diajari aturan keselamatan dan komunikasi memakai tangan mereka. Teori ini ada yang diajarkan di dalam ruangan kelas dan ada pula yang diajarkan di luar ruangan atau lokasi selam secara langsung.
Berlatih di kolam atau perairan dangkal
Tahapan belajar diving kedua adalah memakai medium kolam atau perairan dangkal untuk langsung mempraktikkan teori di atas. Contoh latihan awal ini adalah memeriksa perlengkapan selam secara manual untuk mengetahui jika ada aspek alat yang kurang. Peserta juga akan diajari langsung cara bernapas di dalam air dan mengapung dengan tenang. Dalam kondisi masker terkena air, instruktur akan memperagakan secara langsung cara mengosongkannya.
Mulai menyelam di laut
Setelah latihan menyelam di kolam rampung, biasanya instruktur akan langsung membawa murid ke laut terbuka. Mereka akan langsung mempraktikkan keterampilan yang telah dikuasai di kolam di alam bebas atau laut terbuka. Mereka akan bisa merasakan sendiri tantangan selama di laut terbuka, seperti ombak yang tiba-tiba datang atau cuaca yang seringkali berubah. Dengan situasi nyata seperti ini, peserta kursus bisa mulai beradaptasi dengan lingkungan sesungguhnya.
Mengantongi sertifikasi dasar atau Open Water Diver
Fase terakhir dalam belajar diving adalah memperoleh sertifikasi dasar. Peserta pelatihan menyelam akan memperolehnya setelah dinyatakan lulus tes teori dan praktik. Sertifikasi ini menandakan bahwa peserta telah memenuhi syarat untuk menyelam sesuai batas kemampuan dan level sertifikasinya. Tentunya, penyelaman dilakukan bersama teman yang sama-sama sudah bersertifikat pada kedalaman sesuai standar, yang biasanya sekitar 18 meter.
Dapatkan Kursus Menyelam Bersertifikat PADI di Pulau Komodo Bersama Diving First!
Ingin merasakan sensasi pelatihan menyelam langsung di situs warisan UNESCO? Apa pun level menyelam Anda, Diving First siap mendampingi! Tim kami terdiri dari instruktur selam profesional yang telah mendapatkan lisensi dari PADI. Anda bisa langsung belajar diving sesuai kemampuan Anda, mulai dari pemula hingga level profesional atau master. Seluruh peralatan pelatihan kami jaga dan pelihara secara reguler.
Sehingga, saat berlatih, Anda bisa merasakan secara langsung cara menggunakan dan merawat alat-alat tersebut tanpa khawatir rusak. Berlatih langsung di perairan Pulau Komodo memberikan pengalaman yang berbeda karena Anda dapat belajar di salah satu destinasi diving terbaik di dunia dengan terumbu karang yang masih alami dan keanekaragaman hayati laut yang luar biasa.