Apa itu snorkeling? Pertanyaan tersebut semakin populer di kalangan turis biasa seiring dengan maraknya tren berlibur untuk mencari pengalaman baru. Tidak bisa dipungkiri memang banyak yang “kepincut” ingin menjajal menyelam lantaran melihat keindahan terumbu karang di media sosial. Mungkin Anda sendiri termasuk yang tertarik mengalahkan rasa takut dan cemas demi bisa menikmati pesona bawah laut.
Memahami apa itu snorkeling menjadi langkah awal yang penting bagi Anda. Dengan bekal informasi cukup dan terpercaya, Anda akan lebih percaya diri. Bahkan, bukan tidak mungkin Anda akan lebih sering memasukkan aktivitas ini setiap kali berlibur ke pantai atau laut. Selama ini, mungkin Anda lebih fokus ke berenang, bermain pasir, atau berburu momen golden sunset.
Dengan melakukan snorkeling, Anda akan lebih menghargai anugerah bahari di Nusantara, salah satunya di kawasan Pulau Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut manfaat snorkeling, baik dari sisi fisik maupun mental. Dapatkan pula informasi tahapan singkat bagi yang masih bingung atau ragu mencoba menyelam. Baca hingga tuntas ya untuk informasi selengkapnya!
Apa itu snorkeling?
Snorkeling adalah kegiatan berwisata di dalam air dengan kedalaman antara 1 dan 3 meter untuk menikmati pemandangan bawah laut. Setiap penyelam menggunakan alat bantu pernapasan atau snorkel dan kacamata selam. Alat snorkel memungkinkan Anda bernapas dengan nyaman di permukaan air, sementara masker selam membantu melihat keindahan bawah laut dengan jelas.
Menyelam permukaan mudah dilakukan dan relatif murah. Anda tidak perlu mengikuti kelas khusus untuk mendapatkan sertifikasi tersendiri, seperti halnya scuba diving. Tetapi, Anda harus mengetahui dan menguasai beberapa teknik dasar untuk keselamatan selama berendam. Berikut di antaranya:
- Bernapas dengan snorkel: Dalam memahami apa itu snorkeling, teknik pernapasan menggunakan snorkel menjadi hal yang sangat penting. Anda bisa melatih bernapas perlahan dan stabil melalui mulut di air dangkal terlebih dahulu.
- Mengapung: Cobalah mengambang dengan santai di permukaan air terlebih dahulu. Hadapkan wajah ke bawah sambil meluruskan kaki ke belakang.
- Melatih gerakan kaki memakai sirip: Cukup gerakan kaki kecil tetapi stabil dari pinggul untuk membiasakan diri dengan alat bantu sirip.
- Mengeluarkan air dari snorkel: Jika air masuk ke dalam snorkel, cukup hembuskan napas kuat melalui mulut agar air keluar.
- Mengeluarkan air dari masker: Cukup tekan sisi atas masker lalu hembuskan napas lewat hidung untuk mempercepat keluarnya air dari bawah masker.
Cara snorkeling bagi pemula
Setelah memahami apa itu snorkeling, langkah berikutnya adalah mengetahui cara memulainya. Pertama-tama, pastikan terlebih dahulu seluruh alat, seperti masker dan snorkel, tidak bocor. Lalu, ajaklah teman atau mentor alias jangan pernah menyelam seorang diri. Kehadiran teman akan membantu jika terjadi kendala teknis. Selain itu, menyelam bersama teman akan lebih seru dan menyenangkan.
Bagi pemula, durasi yang direkomendasikan sekitar 20 hingga 30 menit. Disarankan Anda mengambil istirahat 10-15 menit di darat atau di perahu selama menyelam. Durasi ini disesuaikan dengan kondisi tubuh yang belum terbiasa bergerak lama di dalam air. Yuk, pelajari selengkapnya tahap demi tahap di bawah ini:
Persiapan sebelum masuk ke dalam air
Pada dasarnya, menyelam adalah jenis olahraga pada umumnya. Karenanya, Anda perlu melakukan pemanasan ringan seperti berlari kecil sebentar atau meregangkan tangan dan kaki. Dalam memahami apa itu snorkeling, penting untuk memilih perairan yang tenang dan dangkal terlebih dahulu. Keputusan ini sangat membantu meredakan rasa cemas dan takut bagi Anda yang betul-betul baru dalam menyelam.
Melakukan adaptasi
Tahap kedua adalah masuk ke dalam air dangkal secara perlahan. Hindari area air dengan kedalaman tinggi sebab Anda bisa langsung panik. Berikutnya, cobalah mengapung dengan wajah di air. Latihlah bernapas memakai snorkel hingga Anda merasa nyaman dengan metode ini. Tidak ada durasi khusus untuk seluruh proses adaptasi ini. Anda bisa menentukan kapan betul-betul bernapas memakai snorkel.
Mulai menyelam ringan
Anda bisa mulai menyelam dengan perlahan. Dalam hal ini, Anda cukup menyelam beberapa meter saja. Apabila lelah, segera muncul ke permukaan untuk beristirahat. Tidak perlu memaksakan diri menyelam dengan kedalaman lebih atau durasi panjang jika belum merasa nyaman. Sebagai alternatif dalam pembahasan ini, cobalah teknik duck dive. Caranya adalah masukkan bagian atas tubuh terlebih dahulu barulah kemudian mengangkat kaki ke atas dan mendorong tubuh ke bawah untuk masuk ke dalam air. Metode ini berguna saat mendekati karang, ikan, dan lainnya.
Mulai menyelam dengan aman dan menyenangkan bersama Diving First!
Berencana berlibur ke Taman Nasional Komodo dalam waktu dekat? Destinasi ini kaya dengan pantai indah dan perairan jernih yang ideal untuk snorkeling. Contohnya adalah Pantai Merah (Pink Beach), Manta Point, dan Taka Makassar. Anda bisa menjadikan kawasan ini lokasi ideal untuk mencoba menyelam pertama kalinya. Kami dari Diving First pun siap menyambut dan mendampingi Anda menikmati mahakarya alam bawah laut di sekitar Pulau Komodo.
Tim kami terdiri dari penyelam profesional yang sigap menjelaskan apa itu snorkeling dan mengajarkan teknik penyelaman yang aman dan tepat. Bahkan Anda bisa mengikuti kursus lebih lanjut untuk pengalaman menyelam lebih optimal. Jadi, tunggu apalagi? Segera rencanakan perjalanan Anda dan nikmati pengalaman snorkeling terbaik bersama kami.